Kategori
Artikel

BAGAIMANA ADAB MENYEMBELIH HEWAN

ADAB MENYEMBELIH HEWAN

Adab Menyembelih Hewan – Islam mengajarkan adab bahkan terhadap hewan sekalipun. Dalam hal ini islam mengajarkan adab dalam menyembelih hewan, salah satu contohnya adab dalam menyembelih hewan aqiqah. Berikut adalah adab- adab dalam menyembelih hewan aqiqah;

  1. Haram hukumnya menyembelih untuk selain Alloh.
  2. Memberi rasa sayang ke hewan yang akan di sembelih.
  3. Memperlakukan dengan baik pada hewan sembelihan, sebagaimana berikut;
    1. Menajamkan alat yang digunakan menyembelih.
    2. Tidak memperlihatkan alat sembelihan ke hewan yg akan disembelih.
    3. Menggiring hewan sembelihan dengan cara yang baik.
    4. Bagian yang disembelih di sekitar kerongkongan dan labah (lekukan di atas dada).
  4. Menghadapkan hewan yang disembelih kea rah kiblat.
  5. Tasmiyah (melafadzkan basmalah).
  6. Dilarang menggunakan tulang atau kuku untuk menyembelih.

Baca Juga, Hukum Aqiqah Satu Sapi Untuk Tujuh Anak.

DASAR HUKUM

Rosululloh bersabda: “Alloh melaknat anak yang melaknat kedua orangtuanya, Alloh melaknat orang yang menyembelih teruntuk selain Alloh, Alloh melaknat orang yang melindungi pelaku kejahatan dan Alloh melaknat orang yang merubah batas tanah.” (HR. Muslim)

Dari Qurrah bin Iyyas al-Muzani  , beliau berkata:  “Bahwa ada seorang laki- laki berkata, ‘Wahai Rosululloh, sesungguhnya aku berlaku kasih sayang pada kambing jika aku hendak menyembelihnya.”, maka beliau bersabda:  “Apabila engkau berlaku kasih sayang kepadanya, maka Alloh merahmatimu.” (HR. al-Bukhari, al-Hakim dan ath-Thabrani)

Dari Syaddad bin Aus  , ia berkata: “Dua perkara yang aku hafal dari Nabi  , bahwa beliau bersabda: “Sesungguhnya Alloh mewajibkan berbuat bajik pada semua hal. Jika kalian membunuh,  maka bunuhlah dengan cara yang baik dan jika kalian menyembelih, sembelihlah dengan cara yang baik, dan hendaklah salah seorang dari kalian menajamkan pisaunya dan membuat nyaman hewan sembelihannya.”  (HR. Muslim)

Berdasarkan firman Alloh  :  “Dan janganlah kalian memakan binatang binatang yang tidak disebut nama Alloh ketika menyembelihnya….” (QS. al-An’am [6]: 121)

Rosululloh   bersabda: “Apa yang bisa mengalirkan darah dan disebut nama Alloh ketika menyembelihnya, maka makanlah selama menyembelihnya tidak dengan gigi dan kuku. Adapun gigi adalah tulang, sedangkan kuku adalah pisau orang-orang Habasyah.” (HR. al-Bukhari)

Paket Aqiqah Lengkap, Klik Sini.

REFERENSI

متن أبي شجاع ص 554

ثم ذكر المصنف من تصح منه التذكية في قولـه: وتحل ذكاة كل مسلم بالغٍ أو مميّز يُطيق الذبح/ و ذكاة كل كتابي يهودي أو نصراني، ويحل ذبح مجنونٍ وسكرانٍ في الأظهر، ويُكره ذكاة أعمى. ولا تحل ذبيحة مجوسي ولا وثني ولا نحوهما ممن لا كتاب لـه.

غاية الإختصار ص 195

ثم ذكر المصنف من تصح منه التذكية بقولـه (وتحل ذكاة كل مسلم) بالغ أو مميز يطيق الذبح (و) ذكاة كل (كتابـي) يهودي أو نصراني ويحل ذبح مجنون وسكران في الأظهر وتكره ذكاة أعمى (ولا تحل ذبـيحة مجوسي ولا وثني) ولا نحوهما ممن لا كتاب لـه

أسنى المطالب ج 3 ص 375

(فَرْعٌ تَحِلُّ ذَبِيحَةُ الصَّبِيِّ الْمُمَيِّزِ وَصَيْدُهُ ) لِأَنَّ قَصْدَهُ صَحِيحٌ بِدَلِيلِ صِحَّةِ عِبَادَتِهِ إنْ كَانَ مُسْلِمًا وَذِكْرُ حِلِّ صَيْدِ الْمُمَيِّزِ مِنْ زِيَادَتِهِ وَجَزَمَ بِهِ فِي الْمَجْمُوعِ (وَكَذَا) تَحِلُّ (ذَبِيحَةُ الْمَجْنُونِ وَغَيْرِ الْمُمَيِّزِ) كَصَبِيٍّ لَا يُمَيِّزُ وَسَكْرَانَ (وَالْأَعْمَى) ; لِأَنَّ لَهُمْ قَصْدًا فِي الْجُمْلَةِ وَكَمَنْ قَطَعَ حَلْقَ شَاةٍ يَظُنُّهُ شَاةً يَظُنُّهُ غَيْرَهُ بِخِلَافِ ذَبِيحَةِ النَّائِمِ (وَإِنْ كُرِهَتْ) ذَبِيحَةُ الثَّلَاثَةِ أَيْ ذَبْحَهُمْ ; لِأَنَّهُمْ قَدْ يُخْطِئُونَ الْمَذْبَحَ وَذِكْرُ الْكَرَاهَةِ فِي غَيْرِ الْأَعْمَى مِنْ زِيَادَتِهِ وَنَصَّ عَلَيْهَا الشَّافِعِيُّ (لَا صَيْدُهُمْ) بِرَمْيٍ أَوْ كَلْبٍ فَلَا يَحِلُّ إذْ لَيْسَ لَهُمْ قَصْدٌ صَحِيحٌ فَصَارَ كَمَا لَوْ اسْتَرْسَلَ الْكَلْبُ بِنَفْسِهِ وَذِكْرُ تَحْرِيمِ صَيْدِ السَّكْرَانِ مِنْ زِيَادَتِهِ, وَهُوَ إنَّمَا يَصِحُّ عَلَى مَا ذَكَرَهُ مِنْ تَحْرِيمِ صَيْدِ الْمَجْنُونِ وَغَيْرِ الْمُمَيِّزِ وَتَحْرِيمِ صَيْدِهِمَا هُوَ مَا اقْتَضَاهُ كَلَامُ الْأَصْلِ لَكِنْ قَالَ فِي الْمَجْمُوعِ الْمَذْهَبُ حِلُّهُ وَقِيلَ: لَا يَحِلُّ لِعَدَمِ الْقَصْدِ, وَلَيْسَ بِشَيْءٍ انْتَهَى.

Satu tanggapan untuk “BAGAIMANA ADAB MENYEMBELIH HEWAN”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
×
×
×
×
×
×
×
×
×
×
×